Presiden Prabowo Berikan Bonus Bagi Atlet Yang Berhasil Raih Medali di Sea Games 2025

KLIKBERITA24.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali pada ajang SEA Games 2025.
Penyerahan bonus tersebut dilakukan pada Kamis, 8 Januari 2026, sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas prestasi luar biasa kontingen Indonesia di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyerahkan bonus secara simbolis kepada sejumlah atlet berprestasi yang berlaga di SEA Games ke-33 yang digelar di Thailand.
Momen ini menjadi wujud nyata penghargaan negara terhadap perjuangan atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa.
Menurutnya, prestasi olahraga tidak hanya sekadar pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan kekuatan dan martabat suatu negara di mata dunia.

“Keberhasilan saudara-saudara menjaga kehormatan bangsa Indonesia adalah sesuatu yang sangat membanggakan.” Ujar Prabowo.
“Dalam perjuangan membangun dan membangkitkan sebuah negara, olahraga menjadi salah satu cermin keberhasilan nasional,” ujar Prabowo di hadapan para atlet dan pelatih.
Ia juga menambahkan bahwa atlet yang dipercaya mewakili negara merupakan simbol kekuatan bangsa.
Menurut Prabowo, kehadiran atlet berprestasi di ajang internasional menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang tangguh, disiplin, dan mampu bersaing secara sehat dengan negara lain.
Pemerintah Indonesia mengalokasikan total bonus sebesar Rp465.250.000.000 bagi atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2025.
Besaran bonus tersebut dibedakan berdasarkan kategori cabang olahraga, baik perorangan maupun beregu, serta jenis medali yang diraih.
Untuk cabang olahraga perorangan, atlet peraih medali emas berhak menerima bonus sebesar Rp1 miliar.
Sementara itu, peraih medali perak memperoleh Rp315 juta, dan peraih medali perunggu mendapatkan Rp157 juta.
Skema ini dirancang sebagai bentuk penghargaan maksimal atas perjuangan individu atlet di setiap cabang olahraga. Adapun untuk cabang olahraga beregu, bonus diberikan per atlet dengan nominal yang disesuaikan.
Atlet peraih medali emas beregu menerima Rp500 juta per orang, peraih perak Rp220,5 juta per orang, dan peraih perunggu Rp110,25 juta per orang.
Pemerintah menilai pembagian ini adil dan proporsional sesuai kontribusi masing-masing atlet dalam tim. Kontingen Indonesia tampil sangat impresif sepanjang SEA Games 2025.
Tim Merah Putih berhasil mengamankan 91 medali emas, 112 medali perak, dan 130 medali perunggu, yang mengantarkan Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali.
Capaian tersebut menjadi catatan sejarah tersendiri bagi olahraga nasional. Serta memberikan semangat berkompetisi dan meraih mimpi bidang yang diminati oleh masyarakat Indonesia.
Pasalnya, ini merupakan kali pertama Indonesia mampu menempati posisi kedua klasemen medali SEA Games saat tidak berstatus sebagai tuan rumah sejak tahun 1995 atau sekitar 30 tahun lalu.
Prestasi ini menunjukkan konsistensi dan peningkatan kualitas pembinaan atlet nasional. Tidak hanya itu saja, kabar membahagiakan dari Marteen Paes yang akan bergabung dalam Persib Bandung.
Tak hanya itu, raihan 91 medali emas juga membuat Indonesia berhasil melampaui target yang sebelumnya ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Awalnya, pemerintah menargetkan kontingen Indonesia meraih 80 medali emas dan finis di tiga besar klasemen, namun hasil akhir justru melampaui ekspektasi.
Pemerintah pun menepati janji dengan memberikan bonus maksimal kepada atlet peraih medali emas.
Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan bahwa bonus tersebut akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing atlet tanpa perantara, guna memastikan transparansi dan kenyamanan penerima.
Pemberian bonus ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi atlet Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di ajang internasional berikutnya.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan olahraga nasional sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.(*/nds)








