Kemenhub Gelar Mudik Gratis Nataru 2025, Kuota 33 Ribu Peserta

MUDIK (2)

KLIKBERITA24.COM - Kementerian Perhubungan kembali menggelar program Mudik Gratis Nataru 2025/2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Program ini menjadi salah satu solusi strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengajak masyarakat agar segera mendaftar dan memanfaatkan fasilitas Mudik Gratis Nataru 2025/2026 yang telah disiapkan pemerintah.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Kemenhub menyediakan kuota mudik gratis dengan total 33.039 penumpang serta 5.628 sepeda motor.

Kuota tersebut akan dilayani melalui berbagai moda transportasi, mulai dari angkutan darat, kereta api, hingga angkutan laut.

Skema multimoda ini dirancang untuk menjangkau lebih banyak tujuan sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi.

Menhub Dudy berharap seluruh kuota yang telah disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan, tetapi juga didukung oleh berbagai operator transportasi terkait.

Dengan kolaborasi tersebut, Menhub menargetkan agar kuota Program Mudik Gratis Nataru 2025 dapat terisi secara maksimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan layanan mudik gratis.

Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap transportasi umum nasional.

“Pendaftaran sudah dibuka sejak 1 Desember 2025. Silakan manfaatkan fasilitas mudik gratis melalui pendaftaran di halaman website mudik kemenhub. Kami harap kuotanya dapat diisi dengan maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Menhub Dudy, di Jakarta, Selasa (9/12).

Kementerian Perhubungan kembali menghadirkan Program Mudik Gratis Nataru 2025/2026 untuk membantu masyarakat mudik lebih aman, nyaman, dan terjangkau

Kementerian Perhubungan kembali menghadirkan Program Mudik Gratis Nataru 2025/2026 untuk membantu masyarakat mudik lebih aman, nyaman, dan terjangkau

Menhub menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan instrumen penting pemerintah dalam menciptakan perjalanan mudik yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Menurutnya, penggunaan angkutan umum selama mudik tidak hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga membantu mengurangi kemacetan dan beban infrastruktur jalan.

Oleh karena itu, Mudik Gratis Nataru 2025/2026 dirancang dengan perencanaan matang berbasis evaluasi tahun sebelumnya.

Pada tahun ini, program mudik gratis Kemenhub mencakup penyediaan 70 unit bus yang melayani 10 rute dari Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Layanan ini menyasar daerah-daerah dengan tingkat pergerakan pemudik yang tinggi setiap musim libur akhir tahun.  Selain angkutan bus, Kemenhub juga menyediakan layanan motor gratis melalui kereta api.

Program ini mencakup pengangkutan 5.568 sepeda motor dan 12.720 penumpang, sehingga masyarakat tetap bisa membawa kendaraan tanpa harus mengendarainya di jalan raya.

Tak hanya itu, angkutan laut gratis juga disiapkan untuk melayani 17.239 penumpang yang tersebar di 55 rute.

Layanan ini menjadi pilihan penting bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah yang mengandalkan transportasi laut sebagai sarana utama mobilitas.

Rangkaian jadwal keberangkatan dan kepulangan mudik gratis dirancang mengikuti prakiraan puncak pergerakan masyarakat.

Kemenhub memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 24 Desember 2025, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 2 Januari 2026.

Perencanaan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional serta kenyamanan penumpang selama periode padat perjalanan.

Dengan pengaturan jadwal yang terukur, diharapkan kepadatan di simpul-simpul transportasi dapat ditekan secara signifikan.

Berdasarkan evaluasi Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, tercatat sebanyak 94,67 juta pergerakan masyarakat selama periode tersebut.

Dari jumlah itu, sekitar 17,18 juta merupakan penumpang angkutan umum. Evaluasi tersebut juga mencatat adanya penurunan angka kecelakaan hampir 14 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Capaian ini menjadi dasar kuat bagi Kemenhub untuk terus mendorong penggunaan transportasi umum melalui program mudik gratis.

“Peralihan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, menjadi angkutan umum sangat baik untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan dan mengurangi beban jalan. Kami ingin masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga di kampung tanpa harus mengambil risiko di jalan dengan menggunakan sepeda motor” kata Menhub Dudy.

Menhub Dudy juga mengingatkan bahwa budaya mudik harus dibarengi dengan rasa tanggung jawab bersama terhadap keselamatan seluruh pengguna jalan dan sarana transportasi.

Ia menekankan pentingnya mematuhi seluruh ketentuan keselamatan yang berlaku selama perjalanan.

Pemerintah berharap masyarakat dapat menjadikan program Mudik Gratis Nataru 2025/2026 sebagai pilihan utama dalam merencanakan perjalanan akhir tahun.

Selain lebih aman dan hemat biaya, program ini juga mendukung upaya nasional dalam menciptakan sistem transportasi yang berkelanjutan.

“Mudik adalah tradisi mulia untuk merajut silaturahmi. Untuk itu, kita perlu mempersiapkan dan menjalankannya dengan selamat, aman dan tertib,” tutur Menhub Dudy (taa)