Aturan SNBP 2026, TKA Jadi Syarat Utama Siswa Eligible

Update informasi jadwal dan syarat daftar UTBK-SNBT 2026 untul para calon mahasiswa PTN
KLIKBERITA24.COM - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menjadi jalur favorit bagi siswa SMA, SMK, dan MA yang ingin masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa mengikuti ujian tertulis.
Jalur ini menitikberatkan penilaian pada prestasi akademik dan nonakademik siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.
Memasuki tahun seleksi 2026, terdapat penyesuaian aturan penting yang wajib diperhatikan calon peserta.
Salah satu perubahan krusial adalah ditetapkannya nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai syarat utama untuk menentukan status siswa eligible yang berhak mendaftar SNBP 2026.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator SNBP, Riza Satria Perdana, dalam Sosialisasi Daring Registrasi Akun SNPMB dan Pengisian PDSS.
Dalam pemaparannya, Riza menegaskan bahwa nilai TKA yang digunakan sebagai syarat tidak boleh setengah-setengah dan harus lengkap sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia nasional.
“Di tahun ini (2026-red) ada persyaratan bahwa siswa eligible SNBP itu harus ikut TKA dan nilainya harus lengkap, nggak boleh ikut TKA nya setengah-setengah,” kata Riza dikutip detikSulsel dari YouTube resmi SNPMB ID, Kamis (8/1/2026).
Kebijakan ini langsung memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan siswa dan orang tua, terutama terkait ambang batas nilai TKA yang harus dicapai agar bisa dinyatakan eligible.
Tidak sedikit yang khawatir TKA akan menjadi penentu utama kelulusan awal sebelum masuk tahap seleksi program studi di PTN tujuan.
Lantas, adakah ketentuan nilai minimal TKA untuk menjadi siswa eligible SNBP 2026? Berikut penjelasan lengkap dan terperinci yang telah dirangkum detikSulsel agar mudah dipahami oleh calon peserta SNBP.

SNBP 2026 resmi menetapkan TKA sebagai syarat utama siswa eligible
Minimal Nilai TKA Siswa Eligible SNBP 2026
Nilai Tes Kemampuan Akademik atau TKA memang resmi menjadi salah satu syarat wajib bagi siswa yang ingin masuk dalam kategori eligible SNBP 2026.
Namun demikian, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menegaskan bahwa tidak ada ketentuan nilai minimal atau ambang batas skor tertentu yang harus dicapai siswa.
Penjelasan tersebut disampaikan langsung oleh Riza Satria Perdana, yang menekankan bahwa fokus utama panitia bukan pada tinggi rendahnya nilai TKA, melainkan pada kelengkapan nilai yang dimiliki siswa.
Artinya, selama siswa mengikuti TKA secara penuh dan seluruh mata pelajaran yang disyaratkan memiliki nilai, maka siswa tersebut tetap dapat terverifikasi sebagai eligible.
“TKA kan ada tiga mata pelajaran wajib dan dua pilihan jadi dua-duanya harus punya nilai tidak boleh bolong. Nanti kalau sekolah sudah memasukkan siswa eligible, sistem akan otomatis mengecek apakah siswa tersebut punya nilai TKA yang lengkap. Kalau tidak, berarti siswa tersebut tidak bisa masuk dalam sistem eligible,” jelas Riza.
Dengan sistem verifikasi otomatis tersebut, siswa yang tidak mengikuti seluruh komponen TKA atau memiliki nilai yang tidak lengkap dipastikan akan gugur secara administratif.
Hal ini menegaskan bahwa kesiapan mengikuti TKA secara penuh menjadi faktor krusial dalam seleksi SNBP 2026.
Syarat Penentuan Siswa Eligible SNBP 2026
Penentuan siswa eligible SNBP 2026 tidak hanya bergantung pada kepemilikan nilai TKA yang lengkap.
Sekolah tetap memegang peran penting dalam menetapkan siswa terbaik yang masuk dalam kuota eligible sesuai dengan ketentuan SNPMB.
Pemeringkatan dilakukan oleh masing-masing sekolah dengan mempertimbangkan nilai rata-rata seluruh mata pelajaran pada semua semester yang telah ditempuh, kecuali semester terakhir.
Penilaian ini menjadi dasar utama dalam menentukan peringkat siswa di tingkat sekolah.
Selain itu, sekolah juga diberikan kewenangan untuk menambahkan kriteria pendukung lainnya, seperti prestasi akademik maupun nonakademik, guna memperkuat proses seleksi internal.
Meski demikian, siswa yang telah masuk peringkat terbaik tetap wajib memiliki nilai TKA dari Kemdikdasmen sebagai syarat utama agar dapat dinyatakan eligible secara sistem.
Bagi siswa yang telah ditetapkan sebagai eligible oleh sekolah, tahapan pendaftaran SNBP 2026 dapat dilakukan melalui Portal SNPMB menggunakan akun SNPMB Siswa.
Seluruh data akademik siswa harus sudah tercatat dan terverifikasi di dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Pada tahap pendaftaran, siswa diwajibkan membaca dan memahami seluruh ketentuan SNBP, termasuk aturan pemilihan program studi serta persyaratan khusus yang ditetapkan oleh PTN tujuan.
Ketelitian dalam tahap ini sangat penting karena kesalahan pemilihan prodi tidak dapat diperbaiki setelah masa pendaftaran ditutup.
Khusus bagi pendaftar program studi bidang Seni dan Olahraga, terdapat kewajiban tambahan berupa pengunggahan portofolio dan dokumen bukti keterampilan.
Seluruh dokumen tersebut harus disahkan oleh Kepala Sekolah dan mengikuti pedoman resmi SNPMB yang tersedia melalui laman unduhan.
Setelah seluruh proses pendaftaran selesai, siswa wajib mencetak Kartu Peserta SNBP sebagai bukti sah kepesertaan dalam SNBP 2026. Dokumen ini perlu disimpan dengan baik sebagai arsip penting.
Jadwal Lengkap Seleksi SNBP 2026
Agar tidak tertinggal tahapan penting, siswa dan sekolah perlu mencermati jadwal resmi SNBP 2026.
Pengumuman kuota sekolah dijadwalkan pada 29 Desember 2025, yang kemudian dilanjutkan dengan masa sanggah hingga 15 Januari 2026.
Registrasi akun SNPMB untuk sekolah berlangsung pada 5 hingga 26 Januari 2026, bersamaan dengan pengisian PDSS yang dilakukan hingga 2 Februari 2026.
Sementara itu, registrasi akun SNPMB siswa dibuka mulai 12 Januari sampai 18 Februari 2026. Pendaftaran SNBP 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 18 Februari 2026.
Hasil seleksi akan diumumkan secara nasional pada 31 Maret 2026, sedangkan masa unduh Kartu Peserta SNBP dibuka hingga 30 April 2026.
Demikian informasi lengkap mengenai ketentuan nilai TKA dan syarat siswa eligible SNBP 2026 beserta panduan penting lainnya.
Dengan memahami aturan ini sejak dini, siswa diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk bersaing masuk PTN impian melalui jalur prestasi.(taa)








